Pernah seseorang berkata, “ mengapa ya mas , saya koq tidak melaksanakan tugas saya secara maksimal ? Padahal kurang apa sih saya ? kondisi fisik jarang sakit – sakitan , keuangan tidak ada masalah , sarana udah mendukung . Kurang apa sih saya ??. Pernyataan seseorang itu membuat diriku tersinggung dan secara spontanitas mengiyakan pendapatnya itu. Pernah gak kita berpikir , bahwa sebenarnya Allah SWT telah memberi diri kita banyak hal yang terbaik. Allah juga memberikan diri kita umat manusia kemuliaan dibanding mahluk Allah yang lain.
Pantaskah diri kita melaksanakan amanah kita (yang mengaku) sebagai hamba Allah , secara biasa – biasa saja , tidak sungguh – sungguh. Sementara Allah memberi diri kita banyak kemuliaan . Diantaranya ada tiga kemuliaan yang diberikan Allah kepada diri kita umat manusia. Kemuliaan pertama yang didapatkan manusia ialah ditiupkannya ruh.
“Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.”
(QS.32:9)
Kemudian, kemuliaan yang kedua yang diberikan Allah kepada manusia ialah diberikannya keistimewaan, yaitu diberikannya kelebihan-kelebihan yang tidak diberikan kepada makhluk lainnya, seperti yang tertera dalam firman Allah:
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”
(QS.17:70)
Kemuliaan yang ketiga ialah dipertundukan alam untuknya. Sungguh suatu kehormatan yang tidak terkira, yang luar biasa. Seluruh alam untuk manusia. Matahari diciptakan untuk manusia, agar manusia mendapatkan panas yang cukup dan terang. Begitu pula tumbuh-tumbuhan dan binatang untuk menopang kehidupan manusia. Ya!! Itulah kemulian yang dimiliki oleh manusia dan tidak dimiliki oleh mahluk Allah yang lain. Yaitu sebagai Khalifah di muka bumi .
“Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.”
(QS.45:12-13)
Masih pantaskah diri kita untuk tidak optimal melaksanakan amanah kita . Sementara Allah memberikan anugerah terbaiknya kepada kita. Anugrah islam ,iman, sehat , kesempatan , keluarga yang sakinah , udara yang gratis kita hirup , dan masih banyak lagi fasilitas kehidupan ini yang kita nikmati secara gratis dan kita tidak sanggup untuk menghitungnya. Sebagaimana Firman Allah menyebutkan
“ Dan jika kalian menghitung – hitung nikmat Allah , niscaya kalian tidak akan dapat menghitungnya….”
(QS.16 : 18 )
Banyak sekali anugerah dan kemulian dari Allah yang kita terima, suatu penghormatan yang luar biasa. Dan itu merupakan hal terbaik yang kita terima. Sayyid Quthb dalam tafsirnya mengatakan bahwa manusia lebih banyak mendapatkan kehormatan dibandingkan yang diberikan oleh manusia itu sendiri. Alangkah kurang ajar jika manusia tidak bersyukur dan tidak berfikir. Satu pertanyaan yang harus kita jawab “ Sudahkah kita melakukan amal terbaik untuk membalas penghormatan terbaik dari Allah ?”
< z_nugr4ha@yahoo.com>